Saturday, April 17, 2010

Kalau rejeki takkan kemana


Ini terjadi pada suatu hari di daerah Jl. Suryotomo Yogyakarta.

Waktu itu aku bermaksud ke Bank Mandiri untuk mencetak transaksi dibuku tabunganku. Bersama my little prince, kami naik bis menuju jl. Suryotomo.

Turun dari bis, my little prince meminta mobil-mobilannya yang memang sengaja aku bawa supaya dia tidak rewel. My little prince lantas berjongkok sambil mendorong mobil-mobilan kecilnya menyusuri trotoar jalan. Aku berjalan pelan mengikutinya, sambil menjaga jangan sampai dia terlalu kepinggir.

Sampai di depan gerbang Bank Mandiri, tiba-tiba muncul gerobak somay hampir menabrak my little prince. My little prince kaget, langsung berhenti mendorong mobilnya. Sang penjual somay juga kaget dan berhenti mendorong gerobaknya. Sontak aku menyuruh my little prince untuk minggir. Tapi dia tidak mau. Malah kembali asik dengan mobil-mobilannya. Parahnya kali ini si mobil tidak didorong maju menuju bank, Tapi malah mainan di depan gerobak somay. Kubujuk my little prince supaya maju, agar gerobak somay bisa lewat. Tapi dia tidak mau dan langsung merengek

Aku memandang kecut pada bapak penjual somay. Pak penjual somay malah tersenyum. “Gak apa-apa, bu. Biar tak tunggu sebentar”
Akhirnya kubiarkan my little prince bermain di depan gerobak somay. Sambil terus membujuknya supaya mendorong mobilnya menuju bank.

Tiba-tiba, terdengar suara seorang wanita memanggil “Somay… Somay…” sambil berlari kecil. Pak penjual somay memundurkan gerobak somaynya, tidak jadi keluar dari gerbang Bank Mandiri. Sayup-sayup aku mendengar suara “Sembilan ya, pak.....”

Sambil melangkah memasuki pintu bank, aku kemudian berfikir, ini dia yang orang-orang sering bilang ‘kalau rejeki takkan kemana’. Seandainya tadi pak penjual somay memaksa my little prince untuk minggir, dia akan pergi keluar gerbang, dan si wanita, yang memanggilnya, beserta 8 orang temannya yang lain, tidak jadi beli somay untuk makan siang.

Terima kasih ‘Pak Somay’ yang tidak marah pada my little prince karena menghalangi gerobaknya untuk keluar gerbang bank. Ini adalah ‘hadiah’ bagi kesabaran dan pengertianmu. Semoga Alloh SWT selalu mengiringi langkahmu dan melancarkan rejekimu, Pak. Amin

Sunday, March 21, 2010

Terapi Air Untuk Kesehatan





Bintangku Aquarius. Lambangnya air.
Tapi bukan karena itu sekarang ini aku ngeblog dengan topik air… hehe.
Air… siapa yang gak butuh air? Air banyak sekali manfaatnya buat kita semua. Jadi inget dulu waktu masih tinggal sama nyokap, sering kali kalo nyokap sholat di dekatnya ada air putih 1 gelas. Abis sholat air itu (kalo gak salah) dibacain Al Fatihah, trus diminum. Kata nyokap sih asal kita yakin dan dengan seijin Alloh SWT, air tadi bisa buat ngobatin macem-macem penyakit.

Nah ini ada ulasan tentang manfaat air untuk terapi pengobatan, yang aku ambil dari buku berjudul “Manfaat dan Terapi Air” yang ditulis oleh Agus Sumanto.


Air Mengusir Penyakit


Adanya anjuran minum air putih sebanyak 8 gelas sehari bukanlah omong kosong. Sebab selain dapat mengusir rasa dahaga, airpun dapat mengobati berbagai penyakit.
Dengan minum air, penyakit ringan dapat diatasi. Bahkan untuk pengobatan penyakit batuk, bronchitis, TBC paru, gangguan ginjal, penyakit urogenital, kelebihan asam tubuh, disentri, gastroenteristis, kanker rahim, konstipasi, diabetes, penyakit mata, menstruasi tidak teratur, kanker payudara, laryngitis, sakit kepala, leukemia, arthtritis, dan hipertensi dapat diterapi dengan air.

Metode terapi air, setiap pagi pasca bangun tidur, minum 1,5 liter air, yakni sekitar 5-6 gelas. Biar gak kelupaan menjalankannya, masukkan air ke dalam botol 1,5 liter dan simpan botor disamping tempat tidur.
Tidak ada minuman lain atau makanan padat yang dikonsumsi selama 1 jam sebelum dan sesudah minum 1,5 liter air ini. Awalnya mungkin kesulitan minum sebanyak itu dalam waktu singkat, namun secara berangsur-angsur akan dapat melakukannya. Ketika mulai terapi ini, minumlah 2 gelas air pertama, kemudian 1 gelas setiap 5 menit, sampai air botol tersebut habis.

Untuk seseorang yang menderita penyakit arthritis atau rematik sebaiknya mempraktekkan terapi ini 3 kali sehari yakni pada pagi, sore dan malam hari 1 jam sebelum makan selama seminggu. Setelah nyeri agak berkurang, lakukan 2 kali sehari hingga penyakit tersebut hilang.

Mengkonsumsi air secara luar biasa adalah cara terbaik untuk membersihkan tubuh dari zat racun. Sebagaimana kita ketahui, tubuh kita terdiri dari sekitar 70% air. Air dalam tubuh tersebut dalam bentuk darah dan cairan lain yang harus dibersihkan. Jika darah lebih kental, makan jantung akan bekerja lebih keras untuk menyaring berbagai zat buangan dan racun untuk keluar dari tubuh, dan mendistribusikan nutrisi ke bagian tubuh lain. Darah sebagai sarana utama untuk penyembuhan penyakit ringan dan pemulihan kesehatan. Untuk itu terapi air sangat diperlukan untuk menjaga darah agar dapat berfungsi dengan baik.






Monday, March 08, 2010

SINGKONG KUKUS TUTTY FRUTTY

Setelah pindah ke rumah baru, di mana jarang banget tukang jajanan lewat, secara tinggal di rumah mewah (mepet sawah :)), demi memenuhi kebutuhan akan camilan, so, makin seringlah daku berkreasi. Tapi tentunya dengan bahan-bahan makanan yang mudah di dapat di sekitar rumah aja.

Singkong, bukan maen banyaknya di sekitar rumahku. Sejauh mata memandang hanya pohon singkong, pohon singkong dan pohon singkong. Udah gitu lucunya, waktu nyokap bokap dari bogor datang ke rumahku nengok cucunya, aku dibawain singkong juga. Whelahdalah...

Kolak singkong, singkong goreng keju, singkong rebus, Singkong parut goreng isi gula merah... hm.... bolak-balik bikin makanan itu. Dan setelah memutar otak 360 derajat, muncullah ide membuat ... taraaaaa... SINGKONG KUKUS TUTTY FRUTTY. Dan rasanya... wooow... enak banget! hehe....

Mau tau resep singkong spesial ini ... monggo... :)

Bahan-bahan:
Singkong 1/2 kg
Tepung hunkwe 3 sendok makan (ini ide dari seorang teman, mungkin pake terigu enak juga kali ya)
Gula pasir 3 sendok makan
Garam 1 sendok teh peres
Telur 1 butir
Apel 1 buah dipotong dadu (aku pake apel fuji yang rasanya asem manis gitu)
Nanas secukupnya dipotong kecil-kecil
Kismis
Mentega

Cara membuat:
Singkong dikupas dibersihkan kemudian diparut.
Campurkan tepung hunkwe, gula, garam, telur, apel dan nanas. Aduk-aduk sampai rata.
Siapkan cetakan bentuk cup, olesi dengan dengan mentega. Beri kismis 3 buah di atasnya untuk hiasan.
Kukus singkong dengan api sedang kurang lebih 20 menit.

Selamat mencoba ... :)

Saturday, March 06, 2010

MENCAIRKAN JAMSOSTEK

Temans,

Ternyata mencairkan JAMSOSTEK mudah banget lho. Asal kita udah ngelengkapin syarat-syaratnya.

Saya datang ke kantor Jamsostek Yogyakarta hari selasa 2 maret 2010. Sampai di sana, ada papan petunjuk pengisian form dan syarat-syarat yang harus dibawa. Karena saya belum membawa syarat-syarat tersebut, ya udah, pulang lagi deh.

Kamis 4 maret 2010, saya datang lagi ke kantor Jamsostek Yogyakarta, dengan membawa:

1. Formulir yang sebelumnya sudah saya ambil di kantor Jamsostek pada hari selasa itu. Form-nya ada 3 macem. Saya lupa apa aja namanya. Yang pasti salah satunya adalah surat pernyataan yang harus diberi materai Rp. 6000

2. Foto kopi KTP (harus sesuai dengan KK) 2 lembar, beserta aslinya

3. Foto kopi Kartu Keluarga (KK) 2 lembar, beserta aslinya

4. Foto kopi Surat pengalaman kerja dari perusahaan 2 lembar, beserta aslinya

5. Kartu anggota JAMSOSTEK asli

Syarat lainya adalah masa keanggotaan Jamsostek sudah 5 tahun, dengan masa tunggu 1 bulan (untuk yang sudah tidak bekerja lagi). Untuk yang masih bekerja, yang penting kenggotaan Jamsostek sudah melebihi 5 tahun.

Sampai di kantor Jamsostek Yogyakarta dengan membawa semua persyaratan, saya mengambil nomor antrian. Asal tau aja, temans, pelayanan customer service dimulai jam 8 pagi. Saya sampai di sana jam 7.45 dan sudah dapet nomor antrian 10 (orang-orang pada dateng jam berape ye?)

Kira-kira pukul 9, nomor antrian saya dipanggil oleh customer service. Setelah dicek ternyata ada perbedaan tanggal lahir yang diinput perusahaan saya dengan tanggal lahir asli saya (kok bisa ya? Ngantuk kali yang nginput). Oleh customer service, saya diberi 1 form surat peryataan lagi untuk membetulkan tanggal lahir asli saya. Tentu saja, surat pernyataan itu harus di tandatangani di atas materai. Walhasil saya keluar dulu untuk cari materai.

Begitu semuanya selesai, saya kemudian menunggu lagi untuk dipanggil di loket kasir. Proses di sini lumayan lama. Nama saya baru dipanggil sekitar jam 11 siang. Tapi tak mengapa... hehe... karena uang langsung bisa saya terima hari itu juga.

Actually, mulai dari security, customer service sampai petugas kasir di Kantor Jamsostek Yogyakarta sangat helpfull. Sehingga saya merasa nyaman dan bayangan tentang perusahaan pemerintah kadang suka jelek dalam pelayanan publik (sorry....) tidak saya temukan di sini.

Alamat kantor Jamsostek Yogyakarta:
Jl. Urip Sumoharjo No. 106. Yogyakarta 55222
telp: 0274-519670, 0274-519671, 0274-518953

Website:
www.jamsostek.co.id

Friday, February 26, 2010

REMPAH MANDI (CR 16)



Campurkan 1 kantong REMPAH MANDI ke dalam kurang lebih 10 liter air hangat. Remas-remas hingga harumnya keluar. Aroma rempah alami yang dipadu dengan air hangat dapat mengharumkan tubuh, menghilangkan capek-capek dan menenangkan fikiran. Sehingga setelah mandi tubuh anda akan terasa segar, relax, dan fikiran menjadi lebih positif.

Perkantong Rp. 4000

Bisa digunakan untuk 3x mandi

Untuk melihat produk yang lain, monggo di cek ke www.ciracraft.blogspot.com. CIRA CRAFT YOGYAKARTA menyediakan beraneka macam kerajinan gerabah, kerajinan gambas (oyong) kering, dan rempah-rempah aromaterapi. Kalo mau cari souvenir pernikahan? Gak usah bingung-bingung. CIRA CRAFT YOGYAKARTA punya macem-macem souvenir pernikahan unik, souvenir pernikahan menarik, souvenir pernikahan khas Jogja, dan tentu saja, souvenir pernikahan MURAH. Buktikan aja deh :)

Monday, January 11, 2010

Nemu Catatan Lama

Kemarin aku merapikan koleksi bukuku.
Dan di antara tumpukan buku2 itu, ada sebuah buku catatan kecil yang isinya lucu-lucu. Ada penggalan-penggalan cerpen yang (tentu saja) belum selesai. Ada diary tentang keseharian, dan jadwal kuliah juga.... hehe...
Yang paling asyik adalah, setiap menulis, aku pasti mencantumkan tanggal.
Dan inilah beberapa kutipan dari buku catatan kecil itu (tentu aja gak semuanya bisa ditulis di sini, secara banyak tulisan-tulisan yang pribadi banget... hahahaaa)

8 Jan 1997
Pentas seni Etnis 3 Warna. Jam 15.30 - 17.00. Institut Seni Indonesia Sewon Bantul.
(Jadi inget, aku dulu sering banget dateng ke acara-acara pentas seni seperti ini. Sekarang mah boro-boro)

13 Jan 1997
Shampoo, sabun, detergen, sabun colek, roti jepang, kopi, mie, lucky strike
(nah lho... ini kayaknya mau belanja bulanan ya xixixixiii)

12 Agustus 1997
Ketika aku menutupi segalanya
kau meminta kejujuranku
ketika aku ungkapkan semua
kau tak bsa menerimanya
lantas akan kemana kita mencari bahagia?
(hm... kenape ini ye? Gak inget blas)

4 Sept 1997
Workshop
Tuhan, aku bosan. Semuanya sama saja
(ini juga gak inget. Apa hubungannya workshop dengan bosan yang sama saja itu?)

14 Nov 1997
pengeluaran:
Becak 1000
makan 1300
kantong 700
(Alamak, makan apaan 1300 doang? xixixixiiii)

29 Des 1997
Pendidikan Pancasila jam 1 ruang 11
(Kira-kira, gw dateng kuliah gak ya? Ato jangan-jangan cuma dicatet doang... wakakakkk)

Begitulah.... sekarang lagi mikir, sebaiknya buku itu disimpen ato dimusnahkan aja ya? Banyak yang gak asik juga soalnya di buku itu.....

Friday, December 11, 2009

HEART REFLECTION

-HEART 1#-

Perlahan-lahan kunaiki tangga itu satu persatu. Sampai akhirnya terlihatlah sosok itu. Dia berdiri di sana, memandang pada kejauhan, dalam dinginnya hembusan angin pagi. Tuhan... betapa aku sangat merindukannya. Harusnya aku segera berlari memeluknya, namun aku hanya diam saja. Beku. Aku berkedip, dan setetes air mata jatuh mengagetkanku, meyadarkanku bahwa aku harus mengucapkan sesuatu padanya. Sesuatu yang membuat dia tau, betapa aku merindukannya.

"Hai..."

Oh... kenapa 'hai'? Bukankah seharusnya kupanggil dia dengan panggilan sayang yang biasanya itu. Hai? Oh my God...
Dia diam saja.

"Apa kabar?" Lanjutku dengan terbata.

"Fine" Jawabnya singkat. Masih tidak memandangku

Hening.
Tuhan.... mengapa ini menjadi begitu sulit.

"Kalau tidak ada lagi yang mau kamu katakan," tiba-tiba dia bicara. "sebaiknya kamu segera pergi"

Aku terhenyak. Tidak salahkan pendengaranku? Lelaki yang sangat aku rindukan itu, mengucapkan kata-kata seperti itu. Seakan aku tak pernah menjadi bagian yang paling berharga dalam hidupnya.

"Is that really you? Atau kamu cuma lagi salah makan ya?"

Dia memalingkan wajahnya. Memandangiku dengan sorot mata yang menyiratkan betapa aku sangat mengganggunya.

"Memangnya aku harus bilang apa?

Ya Tuhan... Kenapa ini? Ada apa dengan dia?

"Kamu kenapa?" Hardikku. "Bermil-mil jauhnya aku tempuh demi untuk menemui kamu. Kamu bahkan tidak menanyakan buat apa aku kesini?!"

"Aku tau buat apa kamu kesini!" Dia balas menghardikku. "Dan jawabannya adalah I'm not coming back!"

Tatapannya sangat tajam menusuk ke relung hatiku. Tenggorokanku sakit sekali. Kukepalkan tanganku , sebelum akhirnya aku sanggup berkata.

"OK. Memang sebaiknya aku segera pergi".

Aku berbalik memunggunginya. Melangkah. Namun kuputuskan untuk berhenti sejenak. Ku tatap langsung ke matanya. Dia mengeluh. Lantas membuang muka, dan memandang pada kejauhan.

"Jaga dirimu baik-baik." Kataku.

Kutinggalkan dia. Lelaki yang tadinya sangat kurindukan. Aku berjalan cepat. Aku berlari. Aku berlari sekuat tenaga. Sampai aku tersungkur dan air mata bercucuran dari pelupuk mataku. Tak kuhiraukan luka di lutut dan sikuku akibat tersungkur tadi. Karena luka hatiku lebih menyakitkan, dan aku tak yakin ada obatnya...

-- @@ --

-Heart 2#-

Aku masuk keperaduanku.
Kuhempaskan tubuhku ke atas tidur yang harum dan hangat. Namun tetap tak mampu mencairkan dinginnya relung hatiku.

Kudengar pintu diketuk.

"son"

Ingin rasanya aku tak menjawab panggilan itu.

"I'm here, Mom" Aku sudah terprogram untuk selalu menjawab panggilannya.

Pintupun terbuka. Aku bangkit. Duduk di pinggir tempat tidur. Mommy mendatangiku. Senyumnya terkembang. Kemudian duduk di sampingku.

"Sudah beres kan?"

"Ya." Jawabku singkat.

"You're my son," Mommy membelai rambutku, senyumnya mengembang. "My only hope. I know you will never let me down"

Aku diam saja.

"Have a nice dream, tough guy" Mommy mengecup keningku. Bangkit dari tempat tidur dan melangkah keluar.

"Hanya wanita cantik dan bermartabat tinggi yang pantas kau cintai, son. Dan pilihan mommy tidak akan pernah salah." Katanya padaku sebelum menutup pintu kamarku rapat-rapat.

Kembali kuhempaskan tubuhku ke atas tempat tidur. Penat semakin terasa menusuk-nusuk tubuhku.

Mommy... kali ini aku bukan lagi 'a tough guy' seperti yang selalu kau katakan. Karena aku tak mampu lagi menahan derai airmataku.

Aku mencintaimu, Matahari....

Tuesday, August 18, 2009

IKAN GORENG SIRAM SAMBAL NEKAT A LA BUNDA ADRIN :)

Hari libur adalah hari untuk masuk ke dapur dan mencoba macam-macam masakan. Eitttsss.... bukan berarti gw jago banget masak loh. Biasanya gw googling dulu dengan keyword bahan makanan yang ada di kulkas gw. Abis itu pilih-pilih resep yang gampang bikinnya dan murah (gak lupa modifikasi di sana sini :))

Dan inilah hasil modifikasi masakan yang tercipta tanggal 17 agustus 2009 ...:)
(sayang gak sempet difoto soale dan kebacut licin tandas... Alhamdulillah...)

IKAN GORENG SIRAM SAMBAL NEKAT A LA BUNDA ADRIN


Bahan-bahan
6 ekor ikan keranjang ukuran sedang, digoreng

sambal:
kemiri 4 butir
kencur 1 ruas jari
daun salam 3 lembar
serai 1 batang
bawang putih 3 siung
bawang merah 6 siung
tomat merah 1 buah ukuran sedang
cabe merah sesuai selera
cabe rawit sesuai selera
garam
gula merah
gula putih

cara membuat:

Tata ikan yg sudah di goreng di atas piring ceper.

kemiri, bawang putih, dan kencur diulek jadi satu. kemudian ditumis bareng dengan daun salam dan serai yang sudah di geprak. sesudah baunya harum, masukkan air sedikit, gula merah sedikit, dan gula putih sedikit. tunggu sampai air agak menyusut.

bawang merah, dan cabe merah diiris kecil2. tomat dipotong kecil2 bentuk dadu. sementara cabe rawit biarkan utuh supaya warnanya bagus.

setelah air agak menyusut, masukkan bumbu2 yang terakhir tadi, tapi cuma sebentar saja (dimasak setengah matang).

angkat dan siram di atas ikan goreng yang sudah ditata tadi.

Hmmm.... sedap......

Selamat mencoba :)

Friday, August 14, 2009

BELAJAR NGOMONG 'BUNDA N AYAH'


Tadi pagi, sebelum berangkat ke kantor, kudekati buah hatiku. Terjadilah percakapan seru... :)

Bunda: ayo adrin belajar manggil bunda... mulai ya... bun... da... bun... da... bun...
Adrin: da
Bunda: bun...
Adrin: da...
Bunda: bun...
Adrin: da...
Bunda: Pinter.... sekarang belajar manggil ayah ya... A... yah... A... yah... A....
Adrin: da...

ttwengwengwengweng......

Anak pinter....

Tuesday, August 11, 2009

PENANGANAN LUKA BAKAR PADA ANAK

Ketika Adrin di bawa ke UGD karena tersiram air panas, yang pertama kali dikatakan oleh dokter saat melihat lukanya adalah 'untung gak dikasih apa-apa dulu sebelum dibawa kesini....'

Ya, kata dokter Djunaidi, dokter bedah yang merawat Adrin di JIH, jika diberi odol, minyak tanah dan lain-lain yang aneh-aneh, kemungkinan lukanya akan bertambah parah dan sulit pengobatannya.

Berikut hasil browsing tentang penanganan luka bakar pada anak. Semoga bermanfaat....


PENANGANAN LUKA BAKAR PADA ANAK
Diambil dari: http://mulia2me.wordpress.com

Luka bakar merupakan bahaya yang potensial terjadi di setiap rumah tangga; banyak laporan menunjukkan, luka bakar oleh karena air panas/cairan panas adalah jenis yang paling sering terjadi pada anak. Bayi dan anak kecil lebih rentan terkena sebab rasa ingin tahu yang besar serta kulit mereka yang sangat sensitif. Luka bakar yang kecil biasanya dapat ditangani dengan aman di rumah, tapi luka bakar yang cukup luas tentu saja memerlukan perawatan medis. Yang penting ialah melakukan tindakan pencegahan sederhana di rumah.

Penyebab yang sering :
• terkena air panas, minyak panas dan uap panas
• kontak dengan benda panas (setrika, kompor) • terkena bahan kimia (asam sulfat, bahan pemutih) • sengatan listrik
• terpapar lama dengan sinar matahari.

Jenis luka bakar : Luka bakar dibagi menjadi 3 derajat tergantung seberapa hebat kerusakan pada kulit. Semua penyebab tersebut diatas, dapat menyebabkan ketiga derajat luka bakar.

Akan tetapi yang menentukan bagaimana luka bakar diobati adalah jenis dan penyebabnya. Semua luka bakar harus segera ditangani untuk mengurangi suhu disekitar lokasi luka bakar serta mengurangi kerusakan kulit maupun jaringan sekitar bila luka bakar luas.

Derajat Luka Bakar:
1. Luka bakar derajat satu : paling ringan, hanya mengenai lapisan kulit terluar. Kulit yang terkena terlihat kemerahan, nyeri, sedikit bengkak tapi tidak ada lepuh. Kulit menjadi berwarna putih jika ditekan. Luka bakar jenis ini sembuh dalam waktu 3 – 6 hari; lapisan kulit superfisial pada daerah yang terkena akan mengelupas dalam waktu 1 – 2 hari.

2. Luka bakar derajat dua : lebih berat, mengenai sampai lapisan kulit yang berikutnya. Terbentuk lepuh, nyeri lebih hebat dan kulit kemerahan serta, bisa nampak berwarna putih sampai merah ceri. Waktu sembuh bervariasi, sangat bergantung pada luasnya luka bakar.

3. Luka bakar derajat tiga : merupakan jenis yang paling berat dan mengenai seluruh lapisan kulit serta jaringan sekitarnya. Permukaan kulit bisa terlihat berlemak, keras dan kasar ataupun hangus. Karena terjadi kerusakan saraf maka pada awal biasanya tidak terasa nyeri atau sedikit nyeri. Waktu untuk penyembuhan sangat tergantung pada luasnya luka. Pada luka bakar derajat dua yang dalam dan derajat tiga (disebut full-thickness) biasanya memerlukan penanganan dokter spesialis bedah plastik untuk tranplantasi kulit dan dikenal sebagai „skin grafts“.

Apa yang harus dilakukan pada luka bakar :
1. Dapatkan segera pertolongan medis apabila :
• Diduga luka bakar derajat dua atau tiga
• Luka bakar luas walaupun nampak ringan; setiap luka bakar yang mengenai lebih dari 15 – 20 % luas permukaan tubuh harus segera mendapat pertolongan medik. Jangan menggunakan kompres basah karena akan membuat suhu tubuh anak menurun. Tutup daerah luka dengan kain/handuk yang bersih dan kering.
• Luka bakar oleh karena bahan kimia, api dan listrik
• Luka bakar di daerah wajah, kulit kepala, tangan, permukaan sendi serta alat kelamin.
• Luka bakar yang kelihatan terinfeksi (bengkak, bernanah, kemerahan yang bertambah atau garis kemerahan pada kulit didekat luka).

2. Untuk luka bakar derajat satu :
• Segera lepaskan pakaian yang menutupi daerah luka
• Alirkan air bersih (jangan air es) pada daerah yang terkena, jaga kebersihan dan daerah luka dikompres dingin (tapi jangan dengan es) sampai nyeri berkurang
• Jangan olesi apapun termasuk mentega, minyak, serbuk obat pada luka
• Bila kulit yang terkena hanya sedikit, tutup saja dengan kasa steril
• Berikan sirup parasetamol atau ibuprofen untuk mengurangi sakit

3. Untuk luka bakar derajat dua dan tiga : Segera hubungi UGD terdekat; dan sambil menunggu pertolongan, lakukan hal-hal berikut :
• Baringkan anak dengan daerah yang terkena agak ditinggikan
• Lakukan instruksi untuk luka bakar derajat satu
• Lepas semua perhiasan dan pakaian yang menutup luka kecuali pakaian yang melekat pada luka, kalau perlu dengan memotong/mengguntin g pakaian itu.
• Jangan memecahkan lepuhan yang terbentuk
• Taruh kasa steril basah diatas daerah luka

4. Untuk luka bakar listrik dan bahan kimia :
• Siram daerah yang terkena dengan air bersih mengalir selama 5 menit atau lebih. Jika yang terkena luas, gunakan penyiraman dengan pancuran air di kamar mandi (shower)
•Jangan melepaskan pakaian sebelum sebelum kulit disiram dengan air; sambil dilakukan penyiraman, pakaian pada daerah yang terkena dapat dilepas.
• Jika daerah yang terkena hanya kecil, siram selama 10 – 20 menit lalu tutup dengan kasa steril dan hubungan dokter anak anda.
• Luka bakar bahan kimia pada mata memerlukan evaluasi medik segera setelah dilakukan penyiraman dengan air.

Walaupun luka bakar listrik dan bahan kimia mungkin tidak selalu terlihat tapi dapat berakibat serius sebab bisa menyebabkan kerusakan organ bagian dalam. Simptom bisa bervariasi tergantung pada jenis dan berat serta penyebabnya.

Jika anda mencurigai anak menelan bahan kimia atau benda berbahaya misalnya baterai arloji, segera hubungi UGD terdekat (kalau di AS yang dihubungi terdahulu adalah „poison control” yang konon sangat mudah dihubungi).

Pencegahan luka bakar

Walaupun kita tidak mungkin mencegah sepenuhnya anak untuk bebas dari cidera, tetapi dengan sistim pencegahan yang sederhana, bisa mengurangi kemungkinan terjadinya luka bakar yang tidak perlu di rumah.

Tindakan umum:
• Jauhi jangkauan anak dari korek api, bahan kimia, lilin dan sebagainya
• Semua „outlet“ listrik harus ada pengaman/penutupnya
• Kabel listrik/kabel alat lektronik yang nampak sudah tua jangan digunakan
• Jangan membawa air panas sambil mengendong anak.
• Pasang pengaman untuk air panas di kamar mandi
• Jangan biarkan anak anda sendiri di kamar mandi yang ada air panasnya.

Monday, August 10, 2009

SENIN SURAM TANGGAL 27 JULI 2009

Senin pagi tanggal 27 juli 2009....

Aku bangun tidur dalam keadaan ngantuk berat.

Kebetulan hari minggunya (tanggal 26 juli) aku baru saja sampai di jogja setelah 4 hari di Bali. Dan kebetulan juga, orang tua-ku, beserta adikku dan anaknya baru saja datang dari Bogor.

Karena ngantuk berat, aku minta diantar ke kantor disupiri kakak sepupuku. Adrin dan Us (mbak yang momong adrin), adikku Melly, dan fathi anaknya, serta seorang tetangga sebagai penunjuk jalan ikut dalam mobil itu.
Entah kenapa, perasaanku sudah mulai tidak enak, gara-gara kakak sepupuku nyetirnya agak ngawur. Aku takut terjadi apa-apa dengan semua yang ada di mobil. Namun segera kutepis fikiran-fikiran buruk itu. Dalam hatiku, paling dia cuma belum terbiasa saja dengan jalan-jalan di jogja.

Mulailah aku bekerja.....

Sekitar jam 10-an, seorang kakak sepupu yang lain tiba-tiba meleponku.

"Lisa, siap-siap sebentar lagi kakak mau ke kantor jemput Lisa."
"Emang kenapa? Ada apa?"
"Pokoknya siap-siap aja. Kita mau ke rumah sakit..."

Jantungku langsung berdebar-debar. Aku kemudian ijin ke bossku untuk keluar sebentar. Semua bertanya-tanya ada apa. Tapi aku sendiri tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Akhirnya sambil memakai jaket dan mengambil dompet, kutelpon suamiku. Lama baru dia angkat. Awalnya dia tidak mau mengatakan ada apa. Namun setelah kudesak, keluarlah kata-kata "Adrin gak pa pa kok"

Aku menggelosor di lantai di depan ruanganku. Rasanya seluruh badan sudah tidak bertulang lagi, aku menangis histeris "ADRIN KENAPAAAAA.....?"
Teman-temanku segera keluar dari ruangan, ada yang memelukku, ada yang mengambil hpku dan bicara pada suamiku.

Ya Allah...... Adrin tersiram air panas....

Untung ada mobil opers yang standby di kantor. Dengan ditemani seorang teman, aku kemudian berangkat ke Jogja International Hospital tempat Adrin dirawat.

Sampai di UGD, kembali tubuhku lemas melihat buah hatiku terbaring sambil meraung-raung kesakitan.... Ya Allah... Tubuh sekecil itu merasakan sakit yang luar biasa.....

Bagaimana kejadiannya, aku diberitahu setelah semua tenang....

Pagi itu kakak sepupuku (yang tadinya mau menjemputku di kantor), mengunjungi ayahku yang baru datang dari Bogor. Oleh ayahku, Us disuruh membuatkan minuman. Saat itu, menurut Us, Adrin sedang bermain di depan TV. Setelah selesai membuatkan minum, Us mencari tutup gelas. Entah kapan datangnya, tiba-tiba Adrin sudah berada di dekat meja tempat Us membuat minuman, dan menarik nampannya. 2 gelas minuman panas langsung mengguyur wajah dan tubuhnya. Adrin menangis histeris. Us dengan panik langsung mengangkat adrin ke belakang. Mengguyur wajah Adrin dengan air. Adrin masih menangis. Us kemudian membuka pakaian Adrin, ternyata kulit dada kiri Adrin ikut terkelupas bersama baju yang dikenakan Adrin. Us berteriak. Sambil menangis, dia membopong Adrin ke teras tempat ayahku sedang mengobrol dengan keponakannya.
Semua kaget dan langsung melarikan Adrin ke JIH.

Adrin dirawat di JIH sampai hari Rabu tanggal 29 Juli 2009.

Alhamdulillah, dengan perawatan yang telaten dari para perawat dan dokter di JIH, luka Adrin cepat mengering. Sekarang, tinggal bekasnya saja yang belum hilang. Tapi menurut dokter Djunaidi yang merawat Adrin, bekasnya kemungkinan besar akan hilang sekitar 5 bulanan lagi. Atau malah lebih cepat lagi karena Adrin masih sangat kecil. Amin.

Ya Alloh... Mohon lindungi buah hatiku. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali. Tak sanggup rasanya melihat dia menderita.

Dan kepada teman-teman yang telah begitu baik memberikan perhatiannya, semoga Alloh SWT membalasnya dengan berlipat ganda. Dan Semoga juga Alloh SWT melindungi teman-teman semua beserta keluarga, dari segala marabahaya. Amin....

Monday, June 22, 2009

LAUNCHING WWW.CIRACRAFT.BLOGSPOT.COM

Berawal dari sms seorang teman.... "Mi, wake up! ayo mulai bekerja!"

Langsung malam itu juga, setelah sang pangeran kecil tidur, aku langsung menyiapkan peralatan untuk membuat foto produk-produk yang aku punya (sebenernya peralatannya cuma: hp, lampu meja, alas batik dll, hehe).
Malam itu aku tidak bisa tidur, dalam fikiranku terbayang semua konsep yang akan aku buat untuk mengenalkan produkku di dunia maya.

Paginya jam 6:45 aku sudah sampai di kantor. Langsung uprek2 blogger dan jadilah: www.ciracraft.blogspot.com Senangnya.....

Begitu sang teman datang, dialah orang pertama yang kuberitahu tentang www.ciracraft.blogspot.com

Terima kasih banyak, teman! You're my best friend, my sister, my inspiration... love you so much TANIA.....



* CIRA CRAFT YOGYAKARTA menyediakan beraneka macam kerajinan gerabah, kerajinan gambas (oyong) kering, dan rempah-rempah aromaterapi. Ada celengan, aromatherapy burner, toothbrush holder, tempat sabun, rempah mandi, scrub dll. Kerokan untuk penangkal masuk angin juga ada lho :). Kalo mau cari souvenir pernikahan? Gak usah bingung-bingung. CIRA CRAFT YOGYAKARTA punya macem-macem souvenir pernikahan unik, souvenir pernikahan menarik, souvenir pernikahan khas Jogja, dan tentu saja, souvenir pernikahan MURAH. Buka aja deh www.ciracraft.blogspot.com :)
Atau kalo mau liat-liat souvenir pernikahan dari bahan flanel kunjungi aja www.cirasouvenir.blogspot.com. Meriahkan perayaan hari penting dalam hidup anda dengan produk-produk cantik dari CIRA CRAFT :)

Wednesday, July 30, 2008

ADRIN IN ACTION







Thursday, July 03, 2008

MAHARADRIN DHAWYHANDARU HARDISAPUTRA



First time I saw my son, I knew I was in love....

Akhirnya Minggu 4 Mei 2008, impianku menjadi seorang ibu terkabulkan. Dia lahir ke dunia di Jogja International Hospital (JIH) jam 18.05 dengan berat 2,320kg, panjang 46 cm. Kuberi nama Maharadrin Dhawyhandaru Hardisaputra. Panggilannya Adrin.

Dibandingkan dengan bayi-bayi lain yang ada di ruang bayi, Adrin memang paling kecil. Kata dokter karena plasenta-nya kecil. Sehingga sebanyak apapun aku makan, tetap saja Adrin susah besarnya. Ya gpp deh. Kecil segitu aja ngeluarinnya udah susah banget... hehehe....

Proses melahirkan Adrin emang rada heboh. Setidaknya menurutku heboh banget.. hehe. Ceritanya hari Sabtu tanggal 3 Mei 2008 jam 4 sore aku berangkat ke JIH untuk senam hamil. Seperti biasa, sebelum senam semua peserta ditensi dulu. Waktu giliranku ditensi, betapa kagetnya aku (halah.. bahasane...) karena tensi darahku tiba-tiba naik menjadi 150/105. Padahal biasanya cuma 100 - 110. Tadinya perawat yang mengajari senam menyarankan agar aku tidak usah senam dulu. Tapi aku merasa kondisiku baik-baik saja, jadi aku tetap bersikeras untuk senam.

Selesai senam aku telepon dokterku memberitahukan tentang tensi-ku tadi. Dokter kemudian menyarankan agar aku langsung masuk RS saja untuk diinduksi. Takutnya terjadi apa-apa dengan janinku. Lagipula usia kandunganku sudah masuk 39 minggu. jadi sudah dianggap cukup umur. Akhirnya malam itu jam 21 aku masuk rumah sakit. Setelah direkam jantung (untuk janin), jam 10 malam proses induksi dimulai.

Sekitar 11 malam, perutku mulai terasa mulas-mulas. aku tidak bisa tidur sampai kira-kira jam 2 pagi. Jam 6 pagi tanggal 4 mei 2008, perawat datang memeriksa, dan katanya sudah bukaan 1. Jam 8 pagi aku masuk ruang bersalin krn kontraksi sudah mulai 5 menit sekali. Tadinya aku pikir, sebentar lagi, anakku pasti akan lahir. Ternyata, bukaan 1 bertahan sampai jam 3 sore. Tobat.... untung mamaku, ibu mertua dan suami yang menemani di ruang bersalin sangat sabar dan selalu memberi semangat. Sehingga aku bertahan untuk meneruskan perjuanganku, agar si kecil bisa lahir normal (tidak caesar). Karena bukaan 1 berjalan terlalu lambat, jam 3 sore dokter memutuskan untuk menginduksi-ku lagi.

Semangatku serta merta luntur karena lamanya bukaan. Tepat jam 5 sore, waktu dokter mengatakan bahwa bukaanku sudah lengkap, semangat itu kembali membara. Buah hatiku akan segera hadir! Sayangnya karena tenagaku sudah banyak terkuras karena lamanya bukaan, si kecil baru bisa lahir sekitar 1 jam kemudian. Dokter tadinya sudah bersiap-siap untuk mem-vaccum bayiku jika sampai jam 6 sore aku masih belum bisa mengeluarkan si kecil. Alhamdulillah cita-citaku untuk bisa melahirkan normal akhirnya terkabul.

Ketika adrin di letakkan di atas perutku, aku serta merta berteriak "Ini bunda, nak!" Kupeluk dia dengan erat, sampai dokter mengingatkan aku kalau Adrin harus dibersihkan dulu. Bahagianya.... Aku lupa kalo seharian aku menangis sambil berteriak-teriak sekuat tenaga karena menahan sakit. Semua sirna setelah dia hadir.... Alhamdulillah....

Sekarang Adrin hampir 3 bulan. Dia menjadi pelipur lara dalam hidupku. Celotehnya yang masih sekitar au.. au..., bahkan tangisannya, semua membuat segala duka sirna. Semoga Allah SWT selalu melindungi buah hatiku, memberinya kesehatan lahir dan bathin. Amin.

Terima kasih banyak kepada semua perawat dan dokter yang dengan sabarnya telah merawat kami selama berada di JIH. Dan terutama kepada Dokter Yasmini Fitriyati Sp. OG yang dengan kesabaran super menghadapi bundanya Adrin yang 'rada' aneh. hehe... Semoga Allah selalu memberikan yang terbaik pada kita semua. Amin.

Saturday, September 29, 2007

Lisa Goes to Bali :)

Kronologis perjalan ke Bali (halah... kkkkk)

Tanggal 6 Sept malam.
Aku dan teman-teman kantor berangkat menggunakan Lion Air dari Bandara Adi Sucipto Jogja. Harusnya kami berangkat pk 20.55. Tapi kami baru bisa terbang sekitar pk 22:00(delay sejam, bo, plis deh!). Sampai di Bandara Ngurah Rai Hampir pk 24:00 waktu Bali (penerbangan hanya sekitar 1 jam). Walaupun ngantuk, kami tetap excited, secara udah nyampe Bali gitu loh.... :). Dengan menggunakan bus, kami menuju Hotel.

Tanggal 7 Sept.
Jam 7 pagi waktu Bali, aku dan teman-teman rombongan, sudah siap makan pagi. Oh ya, outing kali ini tujuan wisata kami berbeda-beda. Panitia membebaskan kami mau kemana saja. Outing mandiri gitu. Aku dan sekitar 19 orang teman lainnya, menyewa 2 buah mobil preggio untuk mengunjungi obyek wisata yang sudah kami rencanakan. Yaitu: Bedugul, Uluwatu, GWK dan Pasar Sukowati.
Tapi ternyata, tujuan pertama kami adalah Tanjung Benoa, karena ada teman yang ingin mencoba parasailing. Tadinya aku juga kepingin ikutan parasailing. Berhubung bayarnya mahal (100rb buat 3 menit terbang bo!), akhirnya gak jadi deh... hihihiii... Sayang, mending duitnya buat beli oleh-oleh.
Di Tanjung Benoa, kami menyewa perahu motor menuju ke Turtle Island. Di Turtle Island, ternyata tidak cuma ada kura-kura berbagai ukuran, tapi lebih tepatnya kebun binatang kecil. Ada Kelelawar, burung, Ular dll. Yang lucu, tadinya waktu kami masuk, tidak ada tulisan 'bayar', begitu kami mau pulang, di gerbang seorang ibu membalik sebuah papan dengan tulisan bayar rp. 2500/org.... kikikikk
Perjalanan di lanjutkan lagi ke Bedugul. Ternyata perjalanan ke Bedugul lumayan jauh. Rata-rata kami tertidur di mobil saking jauhnya. Di tengah perjalanan, kami mampir ke sebuah masjid. Masjidnya biasa, tapi pemandangannya luar biasa. Masjid itu berada di ketinggian. Untuk naik kesana kami naik tangga yang lumayan banyak. Dari halaman Masjid, kami bisa melihat pemandangan danau dan Pura-pura yang ada di pinggir danau. Kereeeen banget.
Sampai di Bedugul, wuaaaahhhhhh belum apa-apa hawanya udah nyenengin. Pura-pura-nya bagus-bagus. Apalagi berada di pinggir danau. Alhasil foto-foto yang kami buat di sana ciamik banget!
Sayangnya, kemudian hujan turun. Sambil menunggu hujan kami mampir di sebuah warung untuk makan siang. Ternyata, saking kecilnya tuh warung, begitu kami masuk, yang punya warung jadi sibuk, rencananya makan stengah jam jadi molor, gara-gara pesenan kami datangnya lama.
Selesai makan perjalanan di lanjutkan ke pasar Sukowati. Dasar emak-emak, begitu menjelajahi pasar, langsung pada kalap. Aku yang rencananya tidak mau beli apa-apa jadi beli bed cover, sendal, daster, dan kaos. Belum lagi makanan-makanan kecil untuk oleh-oleh. Tobat deh. Mobil yang tadinya kosong, jadi sumpek gara-gara belanjaan kami. Uang di dompet yang rencananya sangu selama di Bali, raib begitu saja. Terpaksa nyongkel ATM deh.....
Karena waktu sudah menunjukkan pk 7 malam waktu Bali, akhirnya perjalanan diakhiri. Kami kembali ke hotel tanpa sempat mampir lagi ke Uluwatu dan GWK. Kecewa juga sih.... hiks
Selesai makan malam, aku dan beberapa teman berjalan-jalan di sekitar hotel yang banyak berjejer toko-toko. Saking tanpa tujuannya, tiba-tiba kami udah sampai di pantai Kuta. Karena gelapnya bukan main, kami akhirnya menyusuri pantai tanpa tujuan lagi. Beberapa teman memutuskan kembali ke hotel karena kecapekan jalan-jalan. Aku dan temanku lilik, tetap melanjutkan jalan-jalan, tujuan kami 'Monumen Bom Bali'. Area yang terkena BOM sekarang menjadi tanah kosong yang dikelilingi pagar besi. Di pagar itu terdapat tulisan-tulisan berupa puisi atau surat dan foto-foto beberapa korban. Ada sebuh puisi yang sangat menyentuh hatiku. Isinya: "Where are you going? I asked. To dance among the stars, She Laugh". Aku berkaca-kaca membacanya. Sekitar jam 11 malam waktu Bali. Toko-toko mulai banyak yang tutup. Tapi suasananya masih ramai. Apalagi club-club malamnya, malah tambah ramai. Aku sempat berkata ke Lilik, "kita kok malah kayak jalan-jalan keluar negri ya. Dimana-mana bule..."
Setelah puas jalan-jalan, kami kembali ke hotel, rencananya pingin segera tidur, tapi apadaya, malah jadi ngobrol ngalor ngidul sampe entah jam berapa.

Tanggal 8 Sept.
Acara paginya nyebelin banget. Kami diwajibkan untuk ikut workshop yang diadakan di Kantor Indosat Bali. Kurang kerjaan, lagi liburan gitu looohhhh.... Grrrrr..... Workshop selesai sekitar jam 12 Siang. Kali ini panitia sudah membuat acara di Pantai Kuta. Beach Party gitu. Tapi aku dan lilik ngabur. Kami menyewa motor 45rb utk 24 jam. Dengan motor itu, kami keliling Bali. Tujuan kami Garuda Wisnu Kencana (GWK). Tapi sebelum ke GWK kami mampir dulu beli oleh-oleh ke JOGER. Wheelahdalah... rame banget di JOGER. Ngantri buat bayarnya aja bisa berjam-jam. Jam 5 Sore waktu Bali, baru kami bisa terbebas dari JOGER.
Karena gak punya peta, dan emang modal nekat, kami melanjutkan perjalanan mencari letak GWK dengan tertatih-tatih... (halah.. bahasane). Gimana gak tertatih-tatih namanya. Tiap ada pertigaan atau perempatan, kami pasti berhenti untuk menanyakan apakah jalan kami sudah benar. Begitu sampai di GWK, kami berteriak gembira. Kenekatan kami ada hasilnya hehe... Puas banget. Garuda Wisnu Kencana adalah bukit batu yang di pahat sedemikian rupa, sehingga menjadi patung Wisnu yang menaiki Garuda super besar. Sayangnya, pembangunannnya belum selesai. Padahal kalo sudah selesai, aku yakin bakal keren banget. Bisa masuk 7 keajaiban dunia kali, saking gedenya.
karena keenakan main sendiri dengan motor sewaan, kami akhirnya gak bisa mengikuti acara ramah-tamah yang diadakan panitia di KUTA GALERIA. Malam minggu itu, area seputar Kuta macet total karena ada KUTA FESTIVAL. Kendaraan yang kami pakai (skrg pakai mobil teman, karena motor udah terlanjur di kembalikan) tidak bisa lewat. Katanya sih acara ramah-tamahnya seru banget. Terutama games-nya. Ya sudahlah.... udah lewat percuma juga disesali. Yang penting, udah puas banget di Bali. Terutama acara ngaburnya itu loh... hehehe... seru aja... (katanya kan kalo masih berjiwa muda, yang namanya break the rule itu asik banget.. hihihiii)

Tanggal 9 Sept.
Akhirnya... pulang deh. Jam 08:05 waktu Bali, dengan menumpang pesawat Garuda, kami kembali lagi ke Jogja... Bye-bye Bali... so long.....
(Lucunya sampe di Jogja malah baru jam 08:10... hihihhiii.... cuma 5 menit dah nyampe.... ).
Jam 9 tidur jam 15.30 baru bangun. Ketinggalan sholat Dhuhur. Suami gak enak mau bangunin sholat, karena katanya aku tidur nyenyak banget. Ya iyalah gimana gak tidur nyenyak, bales dendam gitu loh. Secara kemarin di Bali cuma tidur paling banyak 3- 4 Jam doang. Sisanya ya dipake jalan-jalan dan ngobrol ngalor-ngidur.... |

Bali.. oh Bali... I'll be back... :)

Friday, September 28, 2007

BALI... BALI... BALI....






Akhirnya sampe juga di Bali :)

Wednesday, July 25, 2007

FOTO DI STASIUN TUGU :)

Selamat Jalan Taufik Savalas



Dulu, tahun 1994, ketika Kurt Cobain meninggal karena bunuh diri, berhari-hari aku menangisi kebodohannya. Sebagai tanda berkabung, aku menyalakan lilin tiap malam di kamar sambil mendengarkan lagu-lagunya. Aku merasa sangat kehilangan atas kepergian sang idola.

Sekarang, kembali aku menangisi seorang pekerja seni: Taufik Savalas.

Tapi berbeda dengan pada saat aku menangisi Kurt Cobain. Kali ini aku menangis karena melihat di TV, betapa keluarganya, sahabat-sahabatnya dan fans-nya merasa sangat kehilangan. Mereka menangisi kepergiannya, menyayangkan mengapa orang sebaik Taufik Savalas begitu cepat dipanggil Yang Maha Kuasa.

Sambil termenung, aku berfikir, dalam setiap penampilannya di layar kaca, sosok Taufik Savalas memang selalu tampak menyenangkan. Terakhir aku melihat penampilan Taufik Savalas adalah di acara ngamen (aku lupa stasiun TV mana yang menayangkan). Yang aku ingat, di acara itu, Taufik bikin aku tertawa karena ulahnya. Hasil dari ngamen itu, diberikan pada seorang ibu tua yang sangat membutuhkan. Pada tayangan itu, Taufik memeluk sang ibu. Dan sang ibu, dengan sangat terharu, mendo'akan Taufik agar Yang Maha Kuasa membalas kebaikannya. (Dan kalau aku ingat-ingat lagi, kayaknya emang penampilannya selalu bikin aku ketawa dan gak pernah bikin sebel).

Baik hati, taat beribadah dan Multi Talented, begitulah semua orang memujinya. Dan Indonesia membutuhkan banyak lagi selebritis seperti Taufik Savalas.

Eh, ngomong-ngomong, aku kok jadi bertanya-tanya ya. Kira-kira kalo suatu hari aku meninggal, seperti apa ya yang orang-orang yang aku tinggalkan? Apakah mereka akan kehilangan aku? Apakah mereka akan selalu mengenang (jika ada) kebaikanku? Wallahualam... Mudah-mudahan saja, aku meninggal di waktu yang tepat. Di mana aku sudah dianggap pantas untuk mendapat tempat yang terbaik di sisiNYA. Amin.

Saturday, July 14, 2007

WHY ALWAYS SEVENTEEN?

Beberapa kali aku tergelitik dengan kata-kata tujuh belas tahun atau sweet seventeen ....

Kenapa orang-orang kebanyakan memilih tujuh belas sebagai angka usia yang dianggap terbaik dan menyenangkan?

Suatu hari aku menonton semua acara infotainment. Disitu kebetulan sedang menayangkan acara ulang tahun Tamara Geraldine (kalo gak salah) yang ke 33. Dengan gaya lucunya, Ketika ditanya berapa usianya saat itu, Tamara berkata "Usia saya tujuh belas tahun, tapi dengan 16 tahun pengalaman."

Belum lagi kemarin, ketika sedang becanda dengan teman-teman kantor, seorang teman menyeletuk kalau umurnya masih tujuh belas tahun (ditanggapi dengan GERRR dan HUUUU...hehe)

Tujuh belas jalan-jalan....
Tujuh belas lari-lari....
Tujuh belas plus-plus....
Tujuh belas bla bla bla......

Why most people always choosed seventeen?

Aku jadi inget waktu usiaku tujuh belas....

Mungkin mamaku adalah salah satu penganut aliran sweet seventeen itu. Sehingga, tidak biasa-biasanya beliau menawarkan apakah aku mau merayakan ultahku yang ke-17? Sebagai ABG, aku tentu saja antusias menerima tawaran itu. Sayangnya, karena kami bukan keluarga berada dan mamaku tau kalau temanku banyak banget, so, mama menyarankan agar aku menyeleksi siapa yang akan diundang.

Pusing setengah mati aku dibuatnya. Tiap hari list-nya selalu saja berubah. Kalau si A diundang, berarti di B harus diundang juga karena bla bla bla. Tapi kalo si B diundang, gimana si C dan si D... begituuuu terus sampai akhirnya aku sempet ngambek, lebih baik tidak usah dirayakan saja sweet seventeen-ku.

Tapi kemudian mamaku memberikan solusi. Kata mama "Undang aja temen-temen yang perempuan. kan cuma dikit tuh. Kalo yang cowok-cowok bisa gak muat rumahnya"
Aku melongo. Padahal teman-teman yang paling dekat dengan aku kebanyakan cowok-cowok. Dan mereka tipe-tipe yang selalu ember jika ada acara makan-makan. Bisa sejibun yang datang ke rumahku nanti.

Walau agak kecewa, akhirnya aku menyetujui usul mama. Gpp sekali ini beda, aku cuma ngumpulin teman-teman sejenis... (waakakakkkk).

Hari bahagia itu akhirnya datang. Setelah berdandan sekedarnya, jam 10 pagi aku mulai mempersiapkan diri menunggu kedatangan teman-temanku. Yang pertama datang adalah 3 orang teman yang memang sangat akrab denganku. Tunggu punya tunggu, kok tamunya gak nambah-nambah.... ketika jam makin bergerak siang, aku makin deg-deg-an ... kok... masih sepi-sepi saja. Sekitar jam 2 siang, ada lagi datang. Kemudian sore ada juga yang datang lagi.... Ya ampun.... Pesta yang benar-benar kacau. Mungkin cuma sekitar 10 orang yang datang ke acara sweet seventeen-ku. Dan rata-rata (kecuali teman akrabku), semua yang datang tidak sadar kalau itu hari ulangtahunku. Malah ada yang datang cuma menggunakan kaos dan celana pendek, seperti kalau biasa sehari-hari main ke rumahku. Memang salahku juga, karena tidak menginfokan kalau hari itu aku ulangtahun. Aku cuma bilang ngumpul-ngumpul. Soalnya aku tidak mau teman-teman yang tidak diundang tau ada acara itu.

Akhirnya, karena makanan masih sangat banyak (hiks), aku nekat menelpon teman-teman akrabku. Cowok-cowok... ya iyalah.... Jadilah malam itu rame, penuh tawa dan canda (harusnya siangnya yang kayak gitu). Kami ngobrol-ngobrol sambil ngabisin makan sampai kira2 jam stengah 12 malam.....
(ketika semua sudah pulang, aku baru sadar, rata-rata yang aku undang acara siang tadi memang bukan teman akrab. Makanya mungkin mereka males meluangkan waktu untuk 'ngumpul-ngumpul' doang. Salahku sendiri, kenapa gak terus terang)

Di usia tujuh belas juga, aku naksir seorang cowok. Sahabatku sendiri. Lagi-lagi salahku juga, kenapa aku sebelum itu pernah koar-koar "naksir sabahat sendiri itu sama aja dengan berhianat". Yah... di usia ke-17 aku jadi seorang penghianat. Dan payahnya lagi, dia gak tau kalau aku jatuh cinta sama dia (gak tau, atau emang gak peduli... entahlah... pokoknya waktu itu aku sedih!)

Di usia tujuh belas, nilaiku anjlok, mulai sering bolos sekolah dan mulai sering ribut sama mamaku (kasian mama, mohon ampun ya, Mam)

YES! Buat aku usia tujuh belas tahun atau sweet seventeen biasa-biasa aja. Gak ada istimewanya sama sekali. So, kenapa rata-rata orang pilih SEVENTEEN? Apa istimewanya? Heran deh.... (kikiiikkik, kenapa esmosi seh?)

Saturday, June 30, 2007

Semoga Badai Cepat Berlalu

Bulan Juni menjadi bulan penuh penderitaan bagi kami seruangan di kantor. Di mana kami semua mengalami sakit yang gejalanya sama. Pusing, tenggorokan sakit, batuk, pilek dan demam.

Akhirnya satu persatu, malah pernah berbarengan, kami ijin sakit. Tentunya setelah dapat surat istirahat dari dokter. Aku sendiri mendapat ijin istirahat selama 3 hari. Kupikir, setelah beristirahat 3 hari di rumah, kondisi kesehatanku membaik. Dan bisa masuk kantor kembali dengan segar. Tapi apa daya, ternyata aku masih tetap dengan kondisi yang tidak bisa dibilang sehat. Ngerinya lagi, ketika aku masuk kantor kembali, kondisi teman-teman tidak ada bedanya dengan aku. So, berhari-hari, berminggu-minggu kami mengahadapi suasana kantor yang penuh dengan suara batuk, keluhan pusing, dan jelas-jelas kami semua super merana. Apalagi melihat tumpukan pekerjaan yang tidak peduli sama sekali pada kondisi kesehatan kami.

Saat ini keadaan sudah lebih baik. Namun bukan berarti sempurna. Kadang kami masih mengeluh pusing, mual dan sakit tenggorokan. Padahal segala daya sudah kami usahakan. Mulai dari diri sendiri (rajin minum obat dan vitamin), sampai membersihkan semua AC yang ada di ruangan.

HHHHH... semoga badai ini cepat berlalu.... AMIN....